Biru
Memandang hamparan biru luas, ingat kan?
Biru laut dan langit yang hanya dibatasi garis ujung laut
Didandani pesawat dengan garis miring jejak asap mengepul putih di ekornya
Dipercantik sapuan ringan awan cirrus berserat halus
Menyipitkan mata, mengerutkan sudut, silau
Matahari sempurna menguasai langit siang itu
Dan kita hanyalah dua manusia aneh tanpa rencana yang datang seolah ingin menantangnya
Dua manusia kontras seperti dua garis pada huruf X
Satunya sedang dibodohi cinta, satunya lagi bimbang dengan diri
Sepasang mata takjub dengan biru yang membiru
Sepasang mata lainnya teduh memandang perempuan yang berhasil dia buat senang
Aku yang sibuk mengambil gambar biru
Kamu sibuk mencuri gambar dari kamera berobjek aku
Aku berlagak seperti tak akan pernah merindukan semua itu
Namun Tuhan usil, semua dirubah, aku dihukum
Karena tanpa aku sadari kini obrolan kecilpun nyatanya mampu menjadi rindu
Sewaktu-waktu, tak tahu waktu.

Komentar
Posting Komentar